Monday, August 19, 2013

Hasil Survey Online - Pemilihan Walikota Bogor 2013

Berikut adalah hasil survey online dari calon walikota dan wakil walikota bogor yang akan bertarung pada pemilihan walikota dan wakil walikota bogor tanggal 14 september 2013.
Suvery sederhana ini dilakukan dengan melalui media media online terhadap lima pasangan calon walikota dan wakil walikota bogor, yaitu  Syaiful Anwar-Muztahidin Alayubi, Firman Sidik Halim-Gartono, Bima Arya-Usmar Hariman, Achmad Ru’yat-Aim Halim Hermana, dan Dody Rosadi-Untung W. Maryono. Berikut adalah hasilnya:

357 PNS Kota Bogor tak Masuk Kerja

Hari pertama kerja usai cuti bersama liburan Idul Fitri, ratusan pegawai negeri sipil (PNS) di kota Bogor  tak masuk kerja. Tercatat, ada 357 dari 4.034 PNS yang tak masuk kerja.

Perinciannya, 254 pegawai cuti, 25 sakit, 24 izin, 27 dispensasi, 4 lepas piket dan tugas belajar, 5 sedang dinas di luar kota dan 23 bolos kerja.
Sementara itu, Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru’yat juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa instansi di Pemkot Bogor. Satu per satu Ru’yat mengunjungi SKPD di Pemkot Bogor.

Manajemen Hukuman PNS Bogor

Seperti biasa, pemberlakukan manajemen punishment (hukuman)
Inspeksi Mendadak (Sidak) dilakukan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Kabupaten Bogor, Rabu (2/1/2013).

Pantauan RRI, sidak itu dilakukan di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Barang Daerah (DPKBD), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Cibinong untuk mengecek kehadiran PNS saat hari pertama kerja di tahun 2013.

Sunday, November 14, 2010

Lowongan CPNS Pemkot Bogor

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Bogor

Bekerja dimanapun tentunya ada enak dan susahnya, begitu pula menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil, ada luka dan liku nya menjadi seorang PNS apalagi PNS di lingkungan Pemerintah Daerah, terlepas dari itu tentunya di masa susah ini tidak ada dalahnya mencoba apapun peluang lowongan pekerjaan yang ada.

Berita terbaru bagi warga negara Indonesia yang memiliki komitmen untuk memajukan Pemerintah Daerah Kota Bogor untuk mengisi lowongan CPNS di Pemkot Bogor yang pendaftarannya dimulai dari tanggal 12 sd 19 Nopember 2010 ini, ayo buruan daftar, berikut adalah informasinya dari www.kotabogor.go.id

Secara resmi Pemerintah Kota Bogor mengumumkan formasi CPNS tahun 2010. Untuk tahun ini dibutuhkan 195 orang untuk mengisi formasi CPNS, dengan rincian jumlah tenaga pendidik sebanyak 86 orang, tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dan tenaga teknis sebanyak 50 orang.

Walikota Bogor Diani Budiarto mempersilahkan masyarakat untuk mendaftarkan diri. Test akan digelar tanpa dipungut biaya, alias gratis. “Silahkan mendaftarkan diri sesuai dengan jurusan yang diminta,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Diani pun meminta agar masyarakat tidak percaya dengan pihak yang menjanjikan bisa meluluskan. Ia meminta agar masyarakat tidak percaya dengan iming-iming siapapun. “Kalau ada yang ngomong bisa meluluskan, yang ngomong pasti nipu. Jadi jangan tertipu,” pastinya.

P E N G U M U M A N

NOMOR : 810/ 2427 – BKPP

TENTANG

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH

DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BOGOR

FORMASI TAHUN 2010

I.

Tuesday, January 26, 2010

Data PNS Kota Bogor

Berikut adalah kompilasi data profil kota bogor dari berbagai sumber yang dikumpulkan, seperti, BPS Bogor, Bappeda Kota Bogor, serta Instansi lainnya di kota bogor, ini baru draft saja jadi jangan dipakai sebagai dasar data untuk kota bogor.

Profil Daerah Kota Bogor

Thursday, October 15, 2009

Smatcard TransPakuan Bogor

PDJT Ceraikan CV Inotrans

sumber: Radar Bogor

PERUSAHAAN Daerah Jasa Transportasi (PDJT) kota Bogor rupanya sudah memutuskan kontrak dengan perusahaan penyedia barang dan jasa smart card Trans Pakuan, CV Inotrans. Kontrak diputus karena smart card dinyatakan tak layak pakai.

Pemkot Buka Lowongan CPNS

Sumber: Radar Bogor

BOGOR - Kabar gembira bagi para pencari kerja (pencaker). Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara (Menpan) melalui Pemkot Bogor bakal membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ditempatkan di lingkungan pemkot.

Penerimaan CPNS ini sesuai surat Menpan Nomor 83.F/M-PAN/VII-2009 tanggal 10 Juli 2009 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Formasi CPNS Daerah 2009. Saat ini jumlah PNS di Kota Bogor terbilang cukup banyak, yakni mencapai 9.309 pegawai yang tersebar di SKPD, kecamatan hingga kelurahan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor Fety Qadarsah mengatakan, jumlah lowongan CPNS untuk Kota Bogor mencapai 510 orang. Rinciannya, 257 orang untuk tenaga honorer dan 253 pelamar murni. Jadi, total keseluruhan mencapai 510 orang.

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, lowongan CPNS dari tenaga honorer sudah terpenuhi bahkan sudah pemberkasan. Kini tinggal menunggu nomor induk pegawai (NIP) yang sedang diproses di Kantor BKN Regional III Bandung, Jawa Barat.

“Jumlah 257 untuk tenaga honorer sudah terpenuhi dan pemberkasan. Dari jumlah itu ada dua tenaga honorer indisipliner, sehingga gugur menjadi CPNS,” terang wanita berkerudung ini.

Mengenai rincian formasi dan kapan waktunya, hingga saat ini BKPP masih menunggu instruksi Menpan dan Pemerintah provinsi Jawa Barat. “Bila sudah dekat, testing kami informasikan,” ujarnya.

Saat ditanya lebih detail bahwa penerimaan CPNS dilakukan Oktober, mantan kepala Dinas Pendapatan Kota Bogor itu belum bisa memastikannya. Hingga kini masih menunggu kepastian waktunya, apakah Oktober atau bulan lain.

Meski sudah ada surat edaran Menpan, BKPP belum sekalipun diundang Pemprov Jabar mengenai lowongan CPNS untuk Kota Bogor. “Lowongan CPNS ini yang memfasililtasi Pemprov Jabar dan sekarang belum ada rapat lagi,” beber Fety.

Dia mengatakan, PNS yang pensiun di Kota Bogor hingga saat ini cukup banyak, yakni sekitar 2.400 orang. Bahkan, walikota Bogor memberi kompensasi khusus pada mereka yang mengajukan pensiun dini disesuaikan dengan usia rata-rata 50 tahun dan masa kerja kurang lebih 20 tahun. "Untuk usia 50-52 mendapat kompensasi 24 kali gaji pokok dan 53-54 mendapat kompensasi 18 kali gaji pokok. Itu kebijakan walikota mengenai pensiun dini,” pungkasnya. (dei)