Lowongan PNS 2016

Akhirnya Pendaftaran CPNS 2016 Resmi Dibuka dan Ini Jadwalnya.
Jadwal Pendaftaran CPNS 2016.
1. Kota D.I. Yogyakarta 03-17 Sept 2016.
2. Prov Aceh 15-29 Sept 2016.
3. Kab. Sidoharjo 01'15 Sept 2016.
4. Kab. Bekasi 06-20 Okt 2016.
5. Kab. Muara Enim 08-22 Sept 2016.
6. Kab. Musi Rawas 27 Agt -10 Sept 2016.
7. Kab. Muratara 08-22 Sept 2016.
8. Kab. Ogan Ilir 08-22 Sept 2016.
9. Kab. OKI 08-22 Sept 2016.
10. Kab. OKU 05-19 Sept 2016.
11. Kab. OKU Selatan 03-17 Sept 2016.
12. Kab. PALI 08-22 Sept 2016.
13. Kota Bekasi 26 Sept-10 Okt 2016.
14. Kota Bogor 15-29 Sept 2016.
15. Kota Lubuk Linggau 03-17 Sept 2016.
16. Kota Pagar Alam 08-22 Sept 2016.
17. Kota Surabaya 29 Agt-12 Sept 2016.
18. Ibukota Jakarta 04-18 Sept 2016.
19. Jawa Barat 11-24 Sept 2016.
20. Jawa Timur 29 Agt-15 Sept 2016.
21. Jawa Tengah 10-24 Sept 2016.
Jadwal Pendaftaran Formasi Khusus CPNS 2016.
Lulusan Cum Laude 25 Sept-09 Okt 2016.
1. Atlit Berprestasi dan Pelatih Berprestasi 02-16 Okt 2016.
2. Unit Percepatan Pembangunan Papua 24-19 Okt 2016.
3. Disabilitas 03-16 Nov 2016.
4. SM-3T 09-23 Des 2016.
Rata-rata selisih jadwa setiap Formasi CPNS dari masing-masing daerah adalah 10 hari kerja jadi jangan sampai anda ketinggalan.
Utk teman2 yg punya adik, saudara, teman dan sahabat sekedar informasi utk mencari pekerjaan agar di persiapan sejak dini.
Semoga bermanfaat.

PNS kota Bogor terancam rasionalisasi

Ratusan abdi negara Kota Bogor sedang dilanda kecemasan. Muaranya tiada lain terkait kebijakan rasionalisasi jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang digawangi Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Yuddy Chrisnandi.

Yudi memang tidak melakukan rasinalisasi secara sporadis. Politisi partai Hanura ini hanya mengincar sebagian PNS dari Honorer Kategori Satu (K1) dan Honorer Kategori Dua (K2).

Dari data yang dihimpun, dari 8.944 PNS yang bekerja di Pemkot Bogor, 624 diantaranya merupakan honorer K2 dan 180 orang lainnya honorer K1.

Subbid Informasi dan Data, Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Bogor, Tosan Wira mengatakan, jika benar rencana rasionalisasi bergulir, maka sistem kerja di Pemkot bakal merasakan dampaknya secara langsung.

“Biasanya pemkot mengangkat pegawai K2 dan K1 karena kebutuhan kerja,” kata Tosan.

Tosan menyontohkan, hingga kini Kota Bogor masih kekurangan tenaga pengajar. Dalam kondisi seperti ini, pihak sekolah tentu saja tidak mungkin menunggu pemenuhan tenaga pengajar itu hingga diadakannya seleksi CPNS. Dari situlah, kepala sekolah mengeluarkan SK untuk mengangkat honorer K2 dan K1.

“Hampir semua dinas memiliki pegawai K2 dan K1, sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki setiap dinas,” kata Tosan.

Hari Terakhir Masuk, Inspektorat DKI Temukan 3 PNS Bolos

Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah yang berkantor di kawasan Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (15/7) siang tadi.

Nilai positif pun diberikan karena minimnya jumlah alpa dan ketidakhadiran pegawai pada hari terakhir PNS masuk sebelum cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dimulai esok Kamis (16/7).

Menurut Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun, secara umum tingkat kehadiran para PNS tergolong baik hari ini. Walau begitu, dirinya sempat menemukan beberapa karyawan yang kedapatan mengisi absen terlebih dahulu sebelum jam pulang tiba pada pukul 15.30 WIB.

"Ada yang disayangkan, ada beberapa yang tidak kembali (setelah absen). Nanti kita surati para kepala SKPD, sebelum jam pulang tidak boleh absen. Tadi ada beberapa absen manualnya yang absen lebih dulu," kata Lasro di Balai Kota DKI Jakarta.

Walikota dan Wakil Walikota Bogor Bakal Shalat Idul Fitri di Kebun Raya

Walikota Bogor, Bima Arya beserta Wakil Walikota, Usmar Hariman bakal melaksanakan shalat Idul Fitri 1436 Hijriah di Kebun Raya Bogor.

Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Bogor Encep Moh. Ali Alhamidi mengatakan pelaksanaan shalat tersebut dijadwalkan bakal diikuti Unsur Pimpinan Daerah Kota Bogor beserta para pejabat lain di lingkungan pemerintahan kota hujan tersebut.

InsyaAllah keduanya akan berjamaah bersama warga masyarakat Kota Bogor yang sudah terbiasa melaksanakan shalat Idul Fitri disana , ujar Encep dalam keterangan tertulis di situs resmi pemerintah Kota Bogor, yang dikutip Bisnis.com, Rabu (15/7/2015).

Adapun, shalat Idul Fitri tersebut diagendakan akan dimulai pukul 06.30 WIB, di Lapangan Anggrek, dekat Pintu III Kebun Raya Bogor.

Encep menuturkan nantinya shalat Idul Fitri yang dihadiri jajaran pemerintahan Kota Bogor tersebut bakal dipimpin Guru Besar IPB Kudang Boro Seminar sebagai khatib sekaligus imam shalat.

Kejari Bogor Dilaporkan ke Kejagung

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor didesak agar tidak menutup-nutupi proses penanganan kasus dugaan korupsi Pasar Jambu Dua. Pasalnya, meski penyelidikan kasus tersebut sudah ditingkatkan ke penyidikan, Kejari semakin menutup diri.

Koordinator Koalisi Rakyat Bogor, Roy Sianipar menyatakan Kejari harus bisa memberikan informasi selengkap-lengkapnya kepada publik.

“Tidak ada alasan Kejari untuk menutupi kasus ini,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Sabtu (11/7/2015).

Jalur Alternatif Cianjur-Bogor Belum Siap

Jalur alternatif yang menghubungkan Bogor-Cianjur belum siap dilalui. Sejumlah titik jalan masih mengalami kerusakan. Penerangan jalan umum serta rambu-rambu lalu lintas pun minim.

Salah satu jalur alternatif yang rusak yakni jalan Hanjawar-Pacet. Berdasarkan pantauan "PR" Online, Selasa (7/7/2015), sedikitnya terdapat delapan titik kerusakan di jalur sepanjang sekitar 15 kilometer ini. Lapisan aspal di tiap titik, mengelupas hingga meninggalkan lubang berdiameter satu hingga dua meter.

Lubang tersebut terbilang membahayakan, apalagi bila dilewati pada malam hari. Penerangan jalan dan rambu-rambu pun minim. Jalan alternatif ini terbilang sepi karena jarang pemukiman. "Tahun kemarin rusak parah, lebih dari ini. Nah kemarin sempat diberesin tapi enggak semua. Masih banyak yang rusak. Terus kalau malam bahaya, gelap," kata salah seorang warga, Hanum (33).

Sedangkan menurut Purwanda (32), warga lainnya, di jalur tersebut sering terjadi kecelakaan, utamanya roda dua. "Biasanya yang lagi ngebut, enggak liat jalan bolong langsung masuk," ujarnya.

Kepala Kepolisian Resor Cianjur Asep Guntur Rahayu mengakui jalur alternatif Hanjawar-Pacet perlu dilakukan perbaikan. Kondisi jalan yang rusak dapat mengakibatkan kecelakan. Belum lagi volume kendaraan pada momen nanti dipasikan bertambah beberapa kali lipat.

Jalur alternatif ini, kata Asep, disiapkan untuk menguraikan kemacetan di sejumlah titik jalur utama. Kepadatan yang terjadi di Pasar Cipanas akan diuraikan melalui Jalan Raya Kota Bunga Hanjawar menuju Pos Pegadaian di Desa Pendawa Kecamatan Sukaresmi.

Selain 16 pos pengamanan, Polres pun menyiapkan sejumlah Mapolsek untuk dijadikan tempat peristirahatan.

Source; http://www.pikiran-rakyat.com/info-mudik/2015/07/07/333924/jalur-alternatif-cianjur-bogor-belum-siap

Keluyuran, Dua PNS Bogor Kena Razia

Petugas gabungan  Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil menjaring sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang tengah berkeliaran dan belanja saat jam kerja di pusat perbelanjaan di Kota Bogor.

Hasilnya sebanyak dua PNS terjaring di dua pusat perbelanjaan yang berbeda. Razia  dilakukan pukul 11:00 serentak di lima pusat perbelanjaan Kota Bogor, yaitu  Mal BTM, Botani Square, PGB, Yogya Junction dan Ekalokasari.